اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
Adapun firman Allah “Ihdinash Shirathol Mustaqim” maknanya adalah tunjukilah dan bimbimlah kami. Berikanlah kami taufiq (pemastian) untuk menempuh jalan yang lurus. Sirotul Mustaqim adalah jalan yang jelas yang bisa mengantarkan kita kepada Allah dan surga-Nya. Yaitu dengan cara mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Sehingga maknanya tunjukilah kami ke jalan yang lurus dan istiqomahkanlah kami di atasnya.
Makna petunjuk ke jalan yang lurus adalah komitmen terhadap agama Islam dan meninggalkan selain agama Islam. Adapun makna petunjuk di atas jalan yang lurus adalah hidayah atau petunjuk yang mencakup seluruh sisi agama Islam baik secara ilmu maupun amal.
Ihdinash Shirathol Mustaqim ini termasuk doa yang paling komprehensif dan bermanfaat bagi seorang hamba. Oleh karena itu, wajib bagi seseorang untuk membaca doa ini dalam setiap rakaat di setiap sholatnya. Disebabkan pentingnya doa ini bagi kemaslahatan kita sebagai seorang muslim dan muslimah.
Pelajaran yang diambil dari QS. Al-Fatihah ayat 6:
- Hakikat jalan yang lurus adalah seluruh jalan yang mengantarkan seseorang kepada Allah dan surga-Nya. Jalan tersebut adalah mengilmui tentang agama Islam dan menjalankannya.
- Jalan yang lurus itu harus diperjuangkan baik secara ilmu maupun amal dengan cara membaca doa ini dan meresapinya, terutama saat kita sholat. Karena saat itulah kita sedang berkomunikasi dengan Sang Pencipta kita Allah Ta’ala.
- Meskipun kita sudah beragama Islam bahkan mampu mengamalkannya, maka kita tetap membutuhkan keteguhan dan keistiqomahan untuk berada di atasnya hingga ajal menjemput. Oleh karena itu, inilah rahasia mengapa kita diwajibkan dalam setiap sholat untuk membaca Ihdinash Shirathol Mustaqim. Karena istiqomah di atasnya adalah kunci segala kebahagiaan walaupun kita kekurangan dunia dan seisinya.
Wallohu A’lam.
Referensi: Taisir al-Karim al-Rahman Fi Tafsir Kalam al-Mannaan Karya Abdurrahman al-Sa’di (w. 1376 H)
Dr. Ade Wahidin, Lc., M.Pd.I
