Quran sebagai awalan dari kata QAIM yang merupakan kurikulum khas Mizala Islamic School mengisyaratkan bahwa pondasi kurikulum yang dicanangkan untuk para santri Mizala Islamic School adalah Al-Qur`an. Al-Qur`an tentunya bersama Hadis menjadi sumber rujukan utama bagi Akidah, Ibadah, dan Mu’amalah serta pendamping dalam penggunaan Sains dan Teknologi.
Secara aplikatif kurikulum Qur`an di Mizala Islamic School ini memiliki dua tinjauan yaitu sisi Baca dan Tahfiz Al-Qur`an dan sisi Faham Al-Qur`an (Tadabbur), yang mana masing-masing tahapan memiliki fokus targeting yang berbeda dan berjenjang sesuai dengan level-level para santri Mizala Islamic School
Kurikulum Al-Quran yang diajarkan di Mizala Islamic School mencakup 7 Jenjang atau Level:
Pembelajaran di level ini diperuntukkan bagi para santri yang belum fasih dan belum lancar membaca Al-Qur`an. Di samping itu, untuk standarisasi bacaan Al-Qur`an seluruh santri baru Mizala Islamic School, maka mereka juga selama 3 bulan (bisa lebih cepat bisa juga lebih lambat) pertama diharapkan dapat menyelesaikan level ini. Adapun buku rujukan pada level ini adalah buku Metode Al-Muhsin Jilid 1-4 kelas baca Al-Qur`an yang secara umum silabusnya mencakup :
Pada jenjang ini, santri Mizala Islamic School diarahkan membaca Al-Qur`an dari surat Al-Fatihah sampai An-Nas sebagai impelementasi dari teori-teori yang ada di Metode Al-Muhsin Jilid 1-4. Program ini dicanangkan tiga bulan setelah level pertama.
Setelah di level sebelumnya para santri Mizala Islamic School dikenalkan dengan cara pengucapan makharijul huruf dan hukum-hukum tajwid maka selanjutnya para santri akan belajar tajwid secara intensif. Tujuannya agar para santri mengetahui lebih mendalam terkait dengan teori dan praktik ilmu tajwid yang baik dan benar. Pada level ini, para santri fokus pada penguasaan detail makharijul huruf dan sifatul huruf sampai mereka mmapu menjelaskan makhraj dan sifat apa dalam setiap huruf dalam Al-Qur`an. Karena ini merupakan kunci kefasihan dalam membaca Al-Qur`an. Demikian pula para santri mampu lebih detail dan mendalam menguasai hukum-hukum tajwid serta bagaimana memulai bacaan Al-Qur`an serta mewaqafkannya. Pembelajaran ini menggunakan buku Metode Al-Muhsin Jilid 5-6 kelas Tajwid Intensif.
Pada level ini para santri dikenalkan dengan istilah-istilah asing dalam Al-Qur`an dan bagaimana cara pengucapannya yang baik dan benar menurut Riwayat Hafsh ‘An ‘Ashim dari jalur Asy-Syathibiyah. Seperti pengucapan, Imalah, Isymam, demikian pula dikenalkan dengan istilah-istilah penulisan asing dalam Al-Qur`an berdasarkan mushaf utsmani. Pembelajaran di level ini menggunakan buku Metode Al-Muhsin Jilid 7.
Prinsip pembelajaran Tahfiz di Mizala Islamic School adalah mengedepankan para santri telah mampu membaca Al-Qur`an dengan fasih dan benar lalu masuk ke jenjang kelas Tahfiz. Indikator santri layak masuk ke kalas Tahfiz adalah setelah lulus screaning metode Al-Muhsin Jilid 4.
Tahfiz di Mizala Islamic School secara target minimal selama belajar di Mizala Islamic School mampu menghafal secara itqan 5 Juz, dari Juz 26-30.
Pembelajaran pada kelas ini hanyalah pengenalan dasar-dasar irama Al-Qur`an. Targetnya minimal santri mizala menguasai irama Nahawand dan mampu mengaplikasikannya di setiap bacaan Al-Qur`an. Tentu pembelajaran ini diperuntukkan bagi santri yang secara tajwid dan Tahsin Al-Qurannya sudah mencapai level bagus; minimal telah melewati jilid 4 Metode Al-Muhsin.Tahfiz di Mizala Islamic School secara target minimal selama belajar di Mizala Islamic School mampu menghafal secara itqan 5 Juz, dari Juz 26-30.
Level ini merupakan level tertinggi dalam pembelajaran Al-Qur`an di Mizala Islamic School. Level ini diperuntukkan bagi mereka yang sudah mengkhatamkan 30 Juz hafalan, setelah itu naik ke pengambilan sanad Al-Qur`an Riwayat Hafsh ‘an ‘Ashim dari jalur Asy-Syathibiyah.
Jikapun tidak mencapai level ini, setiap lulusan Mizala Islamic School minimal akan mendapatkan sertifikasi bacaan Al-Fatihah yang bersanad kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, tentunya syarat dan ketentuan berlaku.
Di samping itu, para santri juga mempelajari kitab-kitab tajwid klasik, minimal matan Tuhfatul Athfal karya al-Jamzuri.
Quran sebagai awalan dari kata QAIM yang merupakan kurikulum khas Mizala Islamic School mengisyaratkan bahwa pondasi kurikulum yang dicanangkan untuk para santri Mizala Islamic School adalah Al-Qur`an. Al-Qur`an tentunya bersama Hadis menjadi sumber rujukan utama bagi Akidah, Ibadah, dan Mu’amalah serta pendamping dalam penggunaan Sains dan Teknologi.
Secara aplikatif kurikulum Qur`an di Mizala Islamic School ini memiliki dua tinjauan yaitu sisi Baca dan Tahfiz Al-Qur`an dan sisi Faham Al-Qur`an (Tadabbur), yang mana masing-masing tahapan memiliki fokus targeting yang berbeda dan berjenjang sesuai dengan level-level para santri Mizala Islamic School
© 2026 All Rights Reserved.
Hubungi Kami