Tafsir QS Al Fatihah ayat 7
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ وهذا الصراط المستقيم هو: {صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ} من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين. {غَيْرِ} صراط {الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ} الذين عرفوا الحق وتركوه
Tafsir QS al-Fatihah Ayat 6
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ Adapun firman Allah “Ihdinash Shirathol Mustaqim” maknanya adalah tunjukilah dan bimbimlah kami. Berikanlah kami taufiq (pemastian) untuk menempuh jalan yang lurus. Sirotul Mustaqim adalah jalan yang jelas
Tafsir QS al-Fatihah Ayat 5
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Firman-Nya Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’in yaitu kami sebagai hamba-Mu mengkhususkan ibadah dan memohon pertolongan ini hanya kepada-Mu. Didahulukannya ibadah atas memohon pertolongan dalam rangka mendahulukan
Tafsir QS al-Fatihah Ayat 4
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ Maliki Yaumiddin (Raja/Pemilik Hari Pembalasan), kata al-Malik artinya Dzat yang memiliki sifat kepemilikan dan kerajaan yang secara otomatis memiliki otoritas untuk memerintah dan melarang, memberikan reward (pahala)